SYAIKH SIDI MUHAMMAD SAID AL-JAMAL AR-RIFAI

Syaikh Sidi Muhammad Said al-Jamal ar-Rifa’i, sang pemandu
Perdamaian, rahmat dan Cinta kepada Allah melalui Jalan Jalan sufi,
seorang Mursyid Thariqah syadziliyah. Syaikh adalah keturunan Nabi
Muhammad Saw, semoga Allah melimpahkan kedamaian dan berkahNya, melalui
leluhurnya, Syaikh Ahmad ar-Rifa’i.
Syaikh Sidi Muhammad Said al-Jamal ar-Rifa’i
Dia lahir di Tulkum dalam Tanah Suci pada tahun 1935. Dia adalah
pewaris ruhani melalui garis Syadzili dari Syekh Abdur-Rahman
Abu-r-Risah dari Halab Suriah, dan merupakan salah satu yang
menghidupkan Sufisme, dalam sebuah institusi dan sekolah pemikiran serta
pengetahuan spiritual. Pada tahun 1997 ia ditugaskan memimpin Dewan
Sufi yang sudah berusia 1000 tahun di Baitul Maqdis. Dia adalah Kepala
Council di Yerusalem dan Tanah Suci dan telah menjadi Syeikh dan tokoh
pusat di Mesjid Al-Aqsa selama bertahun-tahun.
Syaikh tinggal di Bukit Zaitun di Kota Suci Yerusalem sejak tahun
1959. Ajaran dari jiwanya sangat dalam, bagi semua orang yang punya hati
dan yang mendengarkan dengan hati. Ajarannya menjadi khazanah cahaya
terang yang memberi nuansa baru pada tasawuf pada era ini.
Selama bertahun-tahun Syaikh telah menjadi guru di tempat suci
Al-Aqsha di Yerusalem, yang  selama ini dikaitkan untuk semua Muslim ke
Masjidil Haram Mekkah dalam tradisi dari Perjalanan Malam (al-Mi’raj)
Nabi Muhammad  Saw, dari Ka’bah di Mekkah ke Masjid al-Aqsa dan dari
sana ke langit. Ia dikenal banyak orang baik di Palestina dan di
negara-negara lain di dunia. Tidak hanya seorang guru dan konselor bagi
semua orang yang datang di al-Aqsha, tetapi ia juga sekaligus
penjaganya, karena melalui tangannya dan kepemimpinan di Al-Aqsha
dilanggengkan, dalam menghadapi berbagai upaya musuh untuk
menghancurkannya. Al-Aqsha sebagai tempat doa bagi orang-orang Muslim
yang datang dari seluruh dunia untuk mengunjungi Kota Suci Yerusalem dan
mengambil berkat dari berdoa di Masjid ini.
Syaikh mempunyai pengikut para mahasiswa di Tanah Suci, serta di
Amerika dan Eropa, tetapi sejak 1993 ada panggilan hati untuk melakukan
perjalanan mengunjungi negara-negara lain. Pada saat yang sama ada tugas
Ilahi untuk memberikan ajaran, untuk semua orang di setiap bagian dunia
yang tulus mencari kebenaran, arti hidup, dan untuk menyembuhkan luka
mereka. Sampai kemudian ia mengajar hanya di Zawayyahnya di Yerusalem.
Selama empat puluh tahun ia telah tinggal di Kota Suci Yerusalem, istiqomah dengan kesabaran untuk menjaga perdamaian di sana.
Dia memulai karirnya di usia yang sangat muda sebagai seorang pria
tanpa takut kecuali hanya kepada Allah Ta’ala, dan karena itu mengambil
sikap tegas menghadapi pemerintah yang mencoba untuk mengabaikan Tuhan
dalam tindakan mereka, atau menghabaikan hak masyarakat untuk beribadah
Tuhan. Pernah menjadi hakim di pengadilan, pegawai pemerintah, pada saat
yang sama bahwa ia memberi khotbah mingguan di al-Aqsa Yerusalem. Dia
telah menjadi konselor spiritual untuk orang-orang di Tanah Suci dan
semua mereka yang telah mengunjungi lebih dari empat puluh tahun
terakhir.
Beliau juga sering melakukan perjalanan bulanan di wilayah Tanah Suci
untuk membantu kaum miskin dan untuk memastikan bahwa setiap orang
memiliki makanan dan pakaian. Selalu ada orang-orang miskin di rumahnya
dan di kantor, karena mereka tahu bahwa mereka dapat menemukan bantuan
nyata dari dia.
Syaikh membuka Sufi Center di sebuah bangunan tua, di jalan menuju
Jerico dekat makam Nabi Musa‘. Sufi Center ini menjadi pusat operasi
bantuan, bagi pengembangan sufi dan rehabilitasi pengguna narkoba.
Rumah-Nya di Bukit Zaitun adalah surga untuk semua yang ingin mencari
 jalan ruhani sekaligus merupakan perlindungan bagi mereka yang
melakukan ziarah ke tanah suci.
Pada tahun 1994 ia melakukan kunjungan pertamanya ke Amerika dan
setiap tahun diundang ke Amerika untuk memberikan seminar dan ajaran
pada sekolah-sekolah dan pusat studi di seluruh Amerika Serikat. Shaykh
itu bukan sekadar guru pengikuti jalan spiritual, tetapi membuka hatinya
untuk membantu setiap orang dari negara atau kebangsaan mana pun dan
 bahkan dia telah membantu orang dari seluruh dunia, orang yang
menderita dan yang membutuhkan makanan dan pakaian di seluruh dunia ini.
Dia adalah pemimpin yang membantu menjaga perdamaian tidak peduli
berapa biaya untuk melayani kemanusiaan tanpa prasangka.
Puisi-puisi Syaikh Muhammad Sa‘id al-Jamal ar-Rifa‘i ash-Shadhuli

Aku bagaikan samudra;
banyak kapal berlayar mengarunginya,
namun siapakah yang tahu dalam nya samudra?
Saat aku bergerak melintasi banyak jalan, Ku saksikan putra-putra dari kebenaran melewati ku;
Aku tak mengatakan apapun,  selain membuka hatiku, dan mereka memasukinya.

Yang tercinta, ketahuilah siapa yang hadir saat engkau duduk; kenali
siapa yang membisikkan kata-kata kedalam telingamu menuju hatimu. Jika
engkau mendengarku, kenali aku; jika kau ingin mengenalku, masuklah.
Semua kata-kata itu hanya metafora. Dengan suara apa aku seharusnya
memanggilmu selain suara pencarianmu sendiri? Kau akan melihatku dengan
mata dari kerinduan yang dalam. Dan jika kau mencariku, itu karena aku
mencarimu. Jika kau mengerti apa maksudku, maka biarlah kita bertemu
bertatap muka, bergandengan tangan, dan dari hati ke hati.
Syaikh Sidi Muhammad Said al-Jamal ar-Rifa’i
Jika kau ingin pergi ke Damaskus, kau harus menemukan seseorang yang
telah menempuh jalan itu dan tahu segala seluk-beluk, kesulitan, dan
putaran pada jalan; yang telah mencapai tujuan dan tahu setiap
penginapan di sepanjang jalan. Akulah jalan ke Damaskus. Aku adalah
jalan itu. Kemana kau ingin pergi? Jika aku mengatakan bahwa aku adalah
jalan itu, pahamilah dengan baik siapa itu dan siapa yang berbicara pada
mu. Jalan ini adalah jalan lama nan abadi. Semua yang ada pada jalan
ini telah dimiliki oleh jalan ini dan dibawa oleh jalan ini, bahkan
ketika mereka membawa jalan itu sendiri.
Ketika aku menawarkan tanganku, lihatlah kedalam tangan ini untuk
melihat siapa yang menyentuh mu, yang memegang mu, dan yang menggerakkan
mu. Ketahuilah bahwa Aku dan Tuhanku telah menyatu, dan semua yang
datang sebelum ku dan berbicara dengan cara ini, dalam semangat dan
dalam kebenaran, berbicara kepada mu saat ini dan mengulurkan tangan
dari serikat yang suci. Ini adalah sumpah pernikahan terdalam dan
sebelum kau bisa berkomitmen terhadap diri sendiri, kau harus tahu siapa
yang kau hadapi.
Bagaimana engkau tahu panduan untuk dia yang kau cari jika dia
berdiri di hadapan kamu dan berbicara denganmu? Lihatlah kedalam dan
tanpa untuk sumber suara ini. Dari mana datangnya? Perhatikan cara
bagaimana ia bergerak dan dengan apa yang ia bergerak? Dengan cahaya apa
ia membimbing? Karya apa yang ia selesaikan? Jika dia datang, atas nama
pohon suci, rasakan buahnya untuk mengetahui, pohon apa itu. Dengarkan
inti dari pesan dalam setiap tindakan panduan kehidupan. Jika al-Warith
al-Muhammadi, al-Insan al-Kamil, yang sempurna, yang Anda lihat, ia
menghabiskan seluruh waktunya bekerja di jalan ini karena ia tak lagi
memiliki waktu; waktu adalah milik Allah. Dalam agama, tidak ada
pemisahan antara orang-orang, laki-laki atau perempuan, putih atau
hitam, setiap bangsa atau ras apapun. Dalam semua ini, dalam setiap
bentuk ada realitas, tetapi realitas Allah. Dalam menghadapi semua
orang, ia melihat wajah-nya Allah yang terkasih. Dia mengasihi orang
miskin dan ia adalah seorang pangeran kaum miskin (al-fuqara). Dia
sendiri adalah yang termiskin dari yang miskin, dan pada saat yang sama
ia duduk di tahta kekayaan tak terbatas. Tidak ada eksistensi dalam
dirinya untuk menutupi keberadaan Tuhan. Cangkir-Nya selalu kosong, tapi
penuh dengan cahaya Allah dan penuh dengan rahmat-Nya. Dia tergerak
oleh perintah Allah untuk pergi kemanapun rahmat-Nya diperlukan, untuk
orang sakit, para tahanan, anak yatim, janda, dan untuk semua yang
mencarian setelah air kebenaran.
Semua gerakan dari hamba Allah hanyalah tanda dari Tuhan dari
kedalaman akan kasih-Nya bagi ciptaan-Nya. Setiap surah, setiap gambaran
atau bab dalam Al-Qur’an dimulai dengan bismi’llah-ir-Rahman ir-Rahim-,
dalam nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Panduan ini
adalah kandungan Al-Qur’an. Bacalah teks suci dalam penyingkapan hidup
nya dan kau dapat melihat bahwa setiap gambarannya, setiap tindakannya,
dan sikapnya dimulai atas nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang. Tidak ada arti lain untuk tindakan dari hidupnya melainkan
Sang Pencipta ingin mewujudkan rahmat-Nya secara langsung di muka bumi,
dan untuk tujuan ini Dia menggerakkan hamba-Nya.
Ketahuilah bahwa hamba yang sempurna adalah yang menyatu dengan
Tuhan, dan ia seakan tenggelam dalam lautan luas dan tidak berenang
mengarungi lautan dengan usaha sendiri ataupun keinginan, namun
menyerahkan kepada laut dan menyatu dengan nya. Banyak arus yang tak
terukur dan mutiara yang tersembunyi yang terkandung dalam kedalaman
laut, begitu luas dan tak terbatas, inilah inti dari panduan ini, karena
seketika dia berada di laut dan laut di dalam dirinya. Ketika engkau
melihat ke dalam wajah panduan ini, apa yang kau lihat? Engkau melihat
diri mu. Bila engkau datang ke laut dengan cangkir, engkau minum dengan
cangkir yang terisi penuh. Jika Anda datang dengan sendok teh, sendok mu
akan terisi penuh. Jika kau masuk dan larut dalam kehadiran
(al-fana`-fi-shaykh), kemudian engkau benar-benar melihat, tanpa
batasan, melampaui bentuk, yang kau hadapi dan siapa engkau yang dia
hadapi.
Dengan menggunakan metafora, mimpi tentang kebangkitan, melihat
dengan mata murid (al-murid) yang melihat melalui tabir. Aku bepergian
melalui sebuah desa terpencil, pada suatu perjalanan panjang, ketika
saya kebetulan mendengar bahwa Syaikh ku berada di kota dan menerima
pengunjung. Aku pergi ke daerah khusus di kota di mana dia seharusnya
duduk dan terlihat di sana, di tikar dimana ia biasa duduk. Aku duduk di
tempat ku pada salah satu sisi menghadap dia, dan, meskipun tak
seorangpun terlihat, aku yakin aku merasakan kehadiran spiritualnya
menghadap ku. Lalu aku melihat dengan jelas bahwa ia menatapku. Matanya
yang gelap dan indah, penuh dengan belas kasih dan ringan, seperti mata
tubuhnya; tetapi ini adalah mata jiwanya, dan tidak ada wajah tetapi
luasnya ruang. Dua kali mata terbuka dan terpejam. Yang pertama, mereka
melemparkan sebuah bayangan besar di atas tikar dan diriku sendiri, dan
tanah di belakang ku. Kemudian aku dapat melihat belakangku, melalui
bagian belakang kepala ku, kubah-kubah batu kuno Yerusalem. Yang kedua,
mata hati dari panduan membuka dan terpejam, melalui mereka menuangkan
laut yang luas, yang masuk ke dalam hati dan jiwa ku, membanjiri ku
seluruhnya dengan cinta. Lalu ia memegang ku dengan tangan jiwa-Nya dan
memberi ku pengajaran dengan lidah jiwanya.
Yang tercinta, ketahuilah bahwa panduan ini adalah mempelai wanita suci yang ingin kamu menikahi nya, tetapi hanya Kekasihnya yang berada
dalam diri mu yang benar-benar dapat memeluknya. Pengantin adalah
kebenaran asli mu sendiri, yang masih perawan dan tak bercela di bawah
selubung setiap kehadiran. Engkau tidak dapat mengetahui pemandu yang
duduk di depan mu, jika engkau tidak tahu pemandu yang ada di dalam
dirimu dan siapa dirimu. Kenali dirimu; panggil lah kesucian ini kedalam
eksistensi jika engkau ingin tahu siapa yang duduk di hadapan mu dan
menuntun mu kedalam bentuk alasan dari panduan.
Bagaimana engkau bisa dan menyadari betapa suci engkau, untuk siapa
panduan tersebut termanifestasi supaya dapat tercermin? Carilah dirimu,
kekasihku, dan kenali dengan baik. Apa yang sesungguhnya dari mu selama
ini, yang engkau minta, sehingga kau dapat menerimanya. Panggil aku dari
dalam dirimu yang terdalam, agar aku dapat bertemu denganmu dalam
kedalaman dirimu yang engkau panggil. Sekali lagi aku katakan, minumlah
dan menyerahlah; Engkau mengambil dari laut ini apa yang engkau beri
kepada laut ini. Yang tercinta, aku menunggu mu. Aku letakkan hatiku,
kebenaran, dibawah setiap kaki. Ketahuilah dengan apa engkau didukung,
dengan apa engkau dibawa, dimana engkau berdiri, dan di jalan apa engkau
bepergian. Kekasih dalam haji, ingatlah, engkau berjalan di hati ku.
Maka berhati-hatilah dalam setiap langkahmu.
Cinta dari Ekstase
Di kediaman keintiman, di taman
kepuasan, Yang terindah berputar-putar di cangkir yang
mempesona Keindahan menyimpan janji nya dengan pencurahan kemurnian yang
berulang, Para pendamping sejati harapan bersama Isa setiap waktu
Mereka membuat anggur dari
kedermawanan panduan dipermanis dengan esensi kenabian, Bentuk mereka
telah diambil pada pakaian-pakaian pada malam kenaikan, mengizinkan
bintang-bintang turun dari orbitnya untuk menyentuh tanah hati dari para
sahabat Tuhan.
Wahyu dan inspirasi menyeru dalam
lagu, menyita perhatian kelompok yang terinspirasi akan cinta, diantar
dari harta karun hati Dia Yang Tak Terjelma.
Jibril datang mendekat, asyik dalam lagunya, tangannya terentang, membawa cahaya yang berbeda.
Di dalam gua, di ruang yang
terdalam percikan cahaya duduk dalam pengejewantahan keagungan, Dimana
Ka’bah menyeru dalam rindu dengan kekuatan yang menembus tirai dunia
yang tersembunyi.
Saya memuji Pujian yang menjelma, dan
itu adalah pemulihan untuk tiap jiwa.Transedensi yang tekandung
didalamnya, menyelubungi persatuan dihadapan Keindahan.
Kemuliaan bersujud dalam kekuatan, Wahai sahabat, disini cinta mencair 

Peluang usaha jamur tiram
Kerajinan Tangan Kertas Koran
mengizinkan pandangan akan Keindahan yang begitu dermawan dengan Diri-Nya.

Dia memperkenalkan, Wajah Kesucian yang selamanya menuang cahaya kedalam setiap piala.

Dia memberi,dan dalam pemberianNya Dia menjelma dengan Kedermawanan.
Dia yang mencintai Ku, mengenal Ku, dan dia yang mengenal Ku, menemukan Ku.
Dia yang mencintai Ku, terbakar oleh gairah Ku, Aku telah membunuh nya, sehingga Aku dapat kembali menghidupkan nya.
Dan dia yang aku bunuh, Aku berhutang budi padanya; Dan bagi yang berhutang, Aku menjadi apa yang dihutangkan.

Tiada perbedaan antara Aku dan dia karena Aku adalah dia dan dia adalah Aku.

Api telah dinyalakan dalam jantung dan hatiku, Kerinduan akan cahaya Ilahi, Satu-satunya;
Kemudian dengan cara yang unik Dia diberikan kepada ku Cahaya Diriku,
Sampai saya menjadi absen dari kesatuan penciptaan dan menjadi Satu;

Saya mulai menyaksikan-Nya dalam setiap urutan, Dan kepedulian-Nya dalam kedekatan dan bahkan saat berjauhan!
Jika engkau hanya melihat pada cahaya terbit Nya,sadarilah bahwa manifestasi dari KeesaanNya tersembunyi;
Jika
engkau melihat manifestasi dari Keesaan rahasiamu akan menjadi
teguh, Bahkan jika orang yang paling berpengalaman dengan suara logika
akan menjadi bingung;
Untuk dia dengan pengalaman sejati adalah dia
yang menerima dengan cinta-Nya, dan dengan demikian tidak terpengaruh
oleh banyaknya penciptaan;
Berkurangnya dari keragaman yang berkilau
dari penciptaan adalah meningkatnya Hukum Persatuan, bukan
bubarnya: Untuk Dia (yaitu Esensi Kesatuan) adalah Eksistensi dan tidak
selain Dia;
Sehingga menjadi murni.
LINK SUMBER

loading...

Tags: TAREKAT & TASHAWUF

Related Post "SYAIKH SIDI MUHAMMAD SAID AL-JAMAL AR-RIFAI"

GUS DUR, PANJENENGAN IKU ANEH & KERE
Gus Dur, Panjenengan Iku Aneh & Kere -
MENGENAL CAK NUN (EHMA AINUN NAJIB) LEBIH DEKAT
Mengenal Cak Nun (Emha Ainun Najib) Lebih
SAAT PROFESSOR YAHUDI MEMBENARKAN ISLAM
Saat Profesor Yahudi Membenarkan Islam - Saat Kita mencoba
5 FAKTA NAJWA SHIHAB DAN SISI LAIN HIDUPNYA
5 Fakta Najwa Shihab Dan Sisi Lain Hidupnya -