Transaksi Kredit, Termasuk Riba?



Bagaimana hukumnya mengkreditkan barang, misal harganya Rp 100.000 dan kalau dikreditkan menjadi Rp 150.000. Apakah harga yang demikian tidak bersangkutan dengan hukum riba yang diharamkan oleh hukum syara?

Jawaban



Penjualan dengan sistem kredit tidak termasuk akad riba. Yang termasuk riba itu jika Anda memberi hutangan dengan syarat orang yang hutang mengembalikan lebih. Transaksi seperti yang anda sebut di atas mirip dengan transaksi yang oleh fiqh disebut bay'atayni fi bay'atin (terjadi dua akad dalam satu jual beli). Bay'atayni fi bay'atin termasuk transaksi yang tidak sah, karena harga yang ditetapkan tidak jelas.

Tapi, untuk transaksi yang Anda tanyakan tidak termasuk dalam bay'atayni fi bay'atin, jika harga yang ditentukan dalam akad sudah jelas, misalnya: "Saya mau kredit saja dengan harga Rp.150.000", maka harga yang disebut dalam akad sudah jelas (150.000). Yang tidak sah itu, jika orang yang akad tidak menentukan apa menetapkan yang Rp.100.000,- atau yang Rp.150.000,-.
 
Jika harga sudah ditetapkan (ditentukan salah satunya), maka transaksi kredit seperti di atas dalam fiqih dikenal dengan bay' bi al-tsaman al-ajil (jual beli dengan pembayaran menyusul). Hal ini juga tidak apa-apa 
------------------------------
sidogiri.com